Tuesday, May 03, 2011

Cuman ingin nulis...

mungkin aku egois.. jika aku menginginkan kebahagian tanpa air mata..
Perjalanan cinta mu dengan dia..
pernah membuat ku bertanya..Akankah dia tulus menyayangi mu?
Tapi Kau yakinkan aku , bahwa dia seorang yang baik, penuh pengertian, kasih sayang ..
Hmmm aku menghela nafas mengingat perbedaan umur yang cukup jauh anatara Kau dan dia..
Lagi2 Kau yakinkan aku , tak ada masalah dengan itu.. dia penuh sosok keibuan..kedewasaan..

Pernikahan pun berlangsung tanpa kehadiran ku dan si bungsu..Kehidupan kalian terlihat cukup indah dan penuh kemesraan...Perbedaan umur yang sangat jauh tidak menjadi penghalang...
Kemanapun kalian pergi, kau selalu menggenggam tangan nya penuh cinta..Bgitu juga dia yang kerap kali meraih tangan Mu untuk memeluk nya..Aku sangat bersyukur untuk itu... Aku sangat turut berbahagia untuk kebahagian mu dengan dia.. Aku dan si Bungsu bersyukur memiliki dia yang begitu menyayangi mu..

Terkadang ketulusan dia dalam melayani mu... kehangatan dia dalam berkomunikasi dengan ku membuat ku merasa dia adalah sosok malaikat yang begitu indah.. Kasih sayangnya pada anak ku membuat ku begitu menyayangi dia.. Dia dengan tulus datang ke kota di mana aku tinggal untuk menjaga anakku, karena pengasuhnya saat itu sedang pergi..
Ahhhh.. dia benar2 sosok malaikat tanpa pamrih yang begitu indah... aku pun selalu ingin membahagiakan dia..

4 tahun dia bersamamu... sampai suatu hari dia menjelma menjadi sosok lain..
Mungkin banyak salahku pada mu dan dia...
Sehingga dia tega, mengungkap semua kebaikan yang pernah dia lakukan pada mu , pada ku , pada kita semua..
Dengan sangat detail dia tulis semuaaaaaaaaaaaa kebaikan yang pernah dia lakukan pada kita..
dan dengan jelas dia katakan, bahwa dia melakukan itu karena dia ingin kita 'anggap'.
Ya Rabb...berarti dia melakukan semua itu bukan karena dia tulus menyayangi mu...??
bukan karena dia tulus menyayangi kita....??
Di saat Kau terbaring lemah, karena penyakit yang kau derita... Dia pergi ke negeri sebrang untk menjemput mimpi nya..untuk kebaikan buah hati nya...
Dia menyakiti hati ku .... melukai perasaan ku... Dia membuatku menangis...
Dia berubah menjadi sosok yang mngerikan bagi ku..
Bukan kah aku sudah meminta maaf.. tapi kenapa kau masih dengan senang hati melontarkan kata2 yang membuat ku menangis...
Andai Kau tau.. betapa hancurnya hatiku.. membaca semua tulisan nya.. dia tidak menghargai mu.. bahkan mungkin dia tidak pernah menyayangi mu...
Semoga kau tidak pernah tau itu... Biarla cukup aku yang tau.. sosok dia yang sebnarnya..
Rabb.. kenapa kau kirimkan dia dalam kehidupan kita???

(sebuah kerikil indah yang membuat kehidupan menjadi begitu Indah)

0 comments: